Selasa, 31 Juli 2012

monopoly


kalian tau kan mainan diatas? pasti tau kan. nah, kemarin Jum'at aku, Tika, Tannya sama Asep ngerjain tugas biologi dirumahku. selesai ngerjain tugas, aku keingetan sama mainan monopoly yang aku sama temen rumahku beli kemarin. kan kaya' ramadhan taun lalu kita mainan semacam monopoly atau dakon gitu, hehe
waktu main monopoly, awalnya Tika bayar terus sedangkan yang lain tentrem tentrem aja. setiap Tika bayar, aku ngetawain dia. disamping itu, aku juga godain dia. sabar tik "kegagalan kan awal dari kesuksesan, hihi" 
NAH! abis jalan beberapa lama, Tika langsung jadi kaya mendadak, karena dia dapet Parkir Bebas. daaaaaan, aku kena karma. sehabis Tika kaya, aku jadi masuk penjara, sering bayar ke Tannya ataupun Asep. padahal tanah paling mahal aku juga punya.awalnya masih bisa pelan-pelan di cicil utangnya, tapi akhir-akhirnya aku mutlak kalah :"(

dari situ, aku dapet pelajaran:
"Jangan menertawakan orang lain yang terpeleset di jalan licin. karena kamu juga akan melalui jalan licin itu" selain itu juga, Jangan sombong! Sabar, karena semua itu butuh proses. sekarang kamu di bawah, tapiii kalo' kamu usaha, pasti kamu bisa naik naik sampe' puncak! ;D

"Everyone has a fair turn to be as great as he pleases."
"Every failure brings with it the seed of an equivalent success."

=)) 

Senin, 30 Juli 2012

=))

"gimana kalo' kita tukeran aja. kamu jadi aku yang terluka, aku jadi kamu yang tertawa?" =))

Jumat, 20 Juli 2012

Dear You

Haruskah saling tak acuh sementara rasa itu masih mengepakkan sayap keakuannya?
Inilah kesendirian paling getir. Bersatunya rasa tak berujung pada kebersamaan dan kepemilikan raga.

Derak getar itu nyaris seperti ranting pohon layu yang patah. Meradang tersapu rasa yang membisu kelu. 
Haruskah gelisah menertawakanku? Membaca gerak bibirmu di antara lemah hati yang mendambamu dengan rindu bertubi-tubi?

Aku butuh tanganmu untuk menyeka air mata ini. Boleh aku pinjam selamanya? Semoga, kau izinkan.

Di puncak pengharapan tertinggi, kuserahkan lidah dan mataku untuk mengawal cintamu. Ketika nanar bermuram, satu kerling matamu yang kugugat. Menjadilah kunang-kunang di jelaga mataku.

-Dear You,