Kamis, 27 Desember 2012

WisKul #1

Yay! akhirnya kemarin aku sama Tika kesampaian juga ke Kedai Ciz' Keik.
Kedai Ciz' Keik ada di Jalan Babarsari Komplek Ruko BBC Plaza No. 23, Yogyakarta.
Disana nyediain macem-macem. Dari namanya aja Ciz' Keik, disana pasti ada bermacam-macam menu cheescake, selain itu ada pancake, pasta.


Tempatnya enak, bisa sejam lebih aku sama Tika disana. Hehe
Waktu masuk, kita langsung duduk dan dikasih menu sama masnya. Aku pesen Chocolate Cheescake sama Ice Tea. Tika pesen Chocolate Soup sama Tea. Selama nunggu pesenan ternyata kita dikasih cemilan, Potato Keju. Beberapa menit kemudian, pesenan kita dateng. Lumayan lho, kita nggak perlu nunggu lama.

chocolate cheesecake


chocolate soup
chocolate cheescake yang kumakan, bentuknya kayak gambar yang kedua. rasanya enak bangat, kerasa banget kejunya. chocolate soup nya juga enak.
Selain itu, tea yang dipesen Tika ternyata nggak cuma dikasih tea juga. dikasih biskuit juga.

"Berarti kalo' kita kesini cuma pesen minum aja lumayan udah dapet potato sama biskuit. nggak usah makan lumayan ganjel perut" fiirku sama Tika kemarin, mwihi.

Oiya, pricenya:
Tea/Ice Tea: 4rb
Chocolate Soup: 8rb
Chocolate Cheescake: 13rb
Seharusnya totalnya kita 29rb. tapi ternyata kita kena diskon 30% karena opening kedai Ciz' Keik baru yang ada disebelah kedai Ciz' Keik yang kita datengin. Jadi cuma bayar 21rb, lumayan :3

Nah, selain Ciz' Keik kita bakalan wisata kuliner kemana lagi ya? 

Jumat, 21 Desember 2012

Ayu's birthday

Haai!
maafkan daku karena telat nge-post ulang tahunmu Ayoek :B
Ayu ulang tahun kemarin tanggal 8 Desember teman-teman, Gita baru bisa posting karena baru dapet filenya, mwehe 

Jadi, untuk ulang tahun Ayoek ini, Gita dan kawan-kawan membuat kado *ceritanya* tempat pensil, nih

kado sebelum dipasang foto

tapi karena bentuknya besar sekali, mungkin bisa buat wadah sampo, odol, sabun, handuk. muat lho. jadi itu barangnya bisa buat isi macem-macem..

nah, karena aku nggak ada file saat ngasih surprise. jadi surprise nya aku ceritain aja ya. tapi nanti, aku mau share foto-foto behind the scene pembuatan kado tersebut. check this out!

foto pertama yang dipasang

foto kedua yang dipasang

nisa sedang bribik asep

panitia kebersihan

panitia penyelenggara

jagoan kita dengan pistol hebatnya

mau tau itu siapa? mau tau aja ato banget?
foto yang pantat itu nanti diedit, di kertasnya di tulis H B D A Y U. Idenya sama kayak waktu kadonya Moses :p

Nah, surprisenya kita kasih pas pulang sekolah. sebelumnya semua sudah terencana dengan baik teman-teman, tapi ada kesalahan teknis, kadonya jebol .__. jadinya pulang sekolah Tika sama Nadia pura-pura pulang duluan padahal mereka mau benerin kado sama beli kue. sayangnya Nisa pulang duluan karena mau dijemput kakaknya di culik ke Bantul. Nah, aku, Tannya sama Asep bertugas buat nahan Ayu biar nggak pulang dulu. Segala cara kita lakukan teman-teman, sampai keringat bercucuran, sampai urat nadi kita putus, sampai tulang kita banting-banting (?) *mahngopo git

Ya intinya kita cari banyak cara biar Ayu mau nunggu di sekolah sama kita, dari mulai Asep yang pinjem majalah Ayu dan sengaja dibaca lama-lama. Aku sama Tannya yang bertingkah gila, aneh, biar dia nggak ngrasa bosen dan nggak garing karena disuruh nunggu lama. Eh, sama dia kita berdua malah dilecehkan dengan gelar "duo yeyek", kejam sekali *nangis dipojokan* *mahngopo meneh git

Akhirnya, beberapa menit setelah itu. Tika dan Nadia datang dengan cangkul dan sapinya *eh bukan* kue dan kadonya. lalu ngasih surprise ke Ayu. Ayu juga surprise, tapi kayaknya dia udah ngrasa *emot lirik ke Ayu* 
Nggak papa, yang penting semuanya sukses, semua masalah bisa terselesaikan, Ayu senang, kita senang, pak satpam pun senang (?)

Ulang tahun Ayoek ini, bisa dibilang yang 'terakhir' karena ulang tahun habis ini ulang tahun Tika, dan itu bulan April. Mungkin saat itu kita sedang sibuk-sibuknya dengan ujian. tapi, semoga saja kita bisa ngrayain ulang tahun Tika dan yang lain seheboh ulang tahun sebelumnya. Amin :D

Last but not least. HBD AYOEK! <3 [{}]

Sabtu, 15 Desember 2012

Anya's half true story #end

cerita sebelumnya: Anya's half true story #4

"Tadaa! Kenalin ini Bita!" teriak Aby. Di sebelahnya berdiri anak perempuan berambut panjang, saat dia tersenyum terlihat dia mempunyai gingsul. Manis sekali.

"Dia sekolah disini? Kelas berapa?" aku baru tau kalau Aby mempunyai adik perempuan.

"Makanya gaul! Jangan cuma didalem kelas mulu'! Ini adek kelas kita kelas 10. Padahal dia alumni SMP mu juga lho Anya."

"Benarkah? Hehe. Aku Anya, senang bertemu denganmu. Kenapa baru sekarang kamu ngenalin dia ke aku?"

"Lha? Bukannya harusnya kamu yang lebih dulu ngenalin dia ke aku? Dia kan adek kelasmu."

"Lho? Dia adekmu kan?"

"Adek? Haha. Bukan, dia pacar baruku Anya." ucap Aby. Lalu dia merangkul Bita sambil tersenyum kepadanya. Bita pun melakukan hal yang sama.

Pacar baru? Pantas. Saja. Dia. Tadi. Hanya. Bilang. Terima. Kasih. Ternyata. Dia. Sudah. Punya. P.A.C.A.R. Aby-Bita. Haha, dari namanya saja sudah cocok begitu. Sudahlah Anya. Biasa sajalah. Memangnya baru sekali kamu jatuh dan luka kayak gini? Kayaknya udah sering juga kan. Jadi sekarang harusnya udah kebal dong. Udah Anya. Tegar ya tegar! Kamu kan tau dia memang orangnya mudah jatuh cinta. Ya memang sih dia udah pernah suka sama kamu. tapi kan itu dulu Anya. DULU. Sekarang kan dia udah nggak suka lagi sama kamu. Nyatanya udah ada yang baru lagi gitu kok. Kenapa? Nyesel? Mau nyalahin siapa? Kalian berdua yang salah. Salah sendiri dari dulu nggak ada yang mau ngomong duluan. Sekarang nyesel kan?

"Anya!" Aby mengguncang-guncang tubuhku. "Kok sekarang jadi sering nglamun sih?"

"Ehehe, nggak papa. Mm.. Selamat ya buat kalian berdua, semoga langgeng." Aku tersenyum kepada keduanya. Palsu. Yaiyalah. "Aku duluan ya, Gita udah selesai kan makannya?" Aku menengok ke Gita yang daritadi diam saja.

"Iya, ayo kita ke kelas. Aby, Bita, kita duluan ya." Gita langsung mendorongku keluar dari kantin. Sesampainya dikelas dia langsung memelukku. Aku tak bisa menahannya. Lalu aku menangis di pelukan Gita.

"A..kku ny..e..s..el gg..it kk..en..apa ngg..akk dda..rri ddu..lu aa..kku bbi..laang ssaa..kit ggit.. ssaaakkiiit" Aku bicara tidak karuan karena sedang menangis.

"Sudah, menangis dulu. Bicaranya nanti saja." Gita menenangkanku.

Setelah beberapa menit aku menangis di pelukan Gita. Akhirnya aku berhenti, mataku merah, aku sesak napas. Namun, aku sudah bisa berbicara dengan lancar.

"Aku nyesel banget git."

"Iya, aku tau kamu nyesel. Tapi, itu udah berlalu Anya. Udah saatnya kamu untuk move on. Memperjuangkan dia yang sekarang udah punya pacar itu sia-sia. Iya, kalo' dia pacarannya bentar. Kalo' setahun? Dua tahun? Atau lebih? Kamu masih mau nunggu dan nggak move on? Sia-sia Anya. Kamu harus move on. Move on nggak harus ke cowok lain kok. Kamu bisa move on ke apapun. Inget kita sekarang udah kelas 3. Kamu nggak mau kan, nilaimu turun cuma gara-gara masalah cinta ini? Kamu harusnya sekarang buktiin sama orang yang udah nyakitin kamu itu, kalo' kamu itu orang yang salah buat ditinggalin. Kamu harus buat orang yang ninggalin kamu, nyesel udah nyia-nyiain kamu."

Aku diam. Bener apa yang dikatakan Gita. Aku nggak boleh terus-terusan larut dalam penyesalan dan kesedihan ini. "Aku memang terluka, tapi luka itu kan bisa diobati. Kalau sudah diobati kan nanti luka itu sedikit demi sedikit akan sembuh. Walaupun akan membekas tapi dari bekas itu kita akan belajar bahwa kita nggak akan ngelakuin hal yang sama yang membuat luka itu kembali muncul." (Ardelia)
Udah saatnya buat bangkit Anya. Obati lukamu, jalani harimu. Masa lalu, jadikan sebagai pengalaman. Jangan lagi ditangisi. Yang dulu ya dulu, kamu hidup di masa kini. Bukan di masa lalu.

Aku tersenyum. "Makasih banyak Git."

"Sama-sama Anya, sudah siap untuk belajar move on?"

"Siap! Lalu, bagaimana denganmu?"

"Bagaimana kau ini, ini kan kisah kita berdua. Anya's half true story. Setengah ceritamu, dan ceritaku. Dan akhirnya. Peran yang bermain disini akan move on. Jadi, karena ini cerita kita berdua. Kita move on bersama-sama."

End.

Nb: Maaf dan terima kasih yang sudah membaca. Cerita ini adalah cerita setengah fiksi dan setengah nyata. Semoga memotivasi kalian. Kalian hidup dimasa kini, bukan dimasa lalu! ;)

-Anggita Fitriana-

Jumat, 14 Desember 2012

Anya's half true story #4

cerita sebelumnya: Anya's half true story #3

"Kita lanjutkan pembicaraan kita yang tadi Anya" ucap Aby.

"Maksudmu, kau mau kita berakting disini? Sekarang?"

"Siapa bilang kita akan berakting? Aku tau Anya, tadi kau tidak sedang berakting."

"Tidak. Aku tadi berakting kok!" yakinku sedikit gugup.

"Kau aneh ya. Tadi di kelas disuruh berakting tidak berakting. Sekarang sedang tidak di kelas kau berakting. Kalau kau tak mau mulai duluan ya aku saja yang mulai duluan." Aby tersenyum. Lalu tiba-tiba dia mendekat dan duduk di hadapanku.

"Dulu. Setahun yang lalu. Tak tahu kenapa setiap kali memikirkanmu aku merasa sangat bahagia. Setiap hari yang aku rasakan hanya aku ingin bertemu denganmu. Melihat senyummu, mendengar celotehanmu, merasakan kamu yang selalu dekat denganku. Aku tak tahu apa yang aku rasakan saat itu. Aku bingung. Tapi aku benar-benar menikmatinya. Sampai suatu saat ada pikiran yang melintas dikepalaku. Semua perhatianmu, tatapanmu, aku merasakan sesuatu yang berbeda. Aku merasa... bahwa kau menyukaiku. Namun, aku tidak marah ataupun sedih. Aku bahagia. Dan sejak saat itu, aku mengetahui sesuatu bahwa, aku juga menyukaimu. Aku merasa cemburu setiap kali kau didekati oleh orang lain. Aku merasa cemburu saat ada orang lain yang membuatmu tertawa. Aku merasa cemburu setiap ada yang bersentuhan denganmu. Walaupun itu tidak sengaja." Aby berhenti sebentar, lalu melanjutkan lagi.

"Mungkin aku yang terlalu egois atau aku yang terlalu terobsesi kepadamu. Mungkin juga, itu hasratku untuk memilikimu. Akhirnya kuputuskan untuk memberanikan diri mengungkapkan perasaanku kepadamu. Namun, saat aku sudah membukatkan tekad dan memberanikan diri. Kau datang dan berkata bahwa kau menyukai Ary. Memang kau bilang hanya kagum. Namun, aku merasa sudah tidak ada peluang lagi. Ary jika dibandingkan denganku sangat berbeda. Aku tak sepintar dia. Aku minder. Selain itu, aku juga tak mau membuat persahabatan kita hancur. Kalau pun kau menerimaku. Lalu suatu saat kita putus, aku takut kita tak akan seperti dulu lagi. Untuk itu aku merelakanmu, dan membiarkan kamu mendekati Ary."

Aku tercengang. Selama ini ternyata dia pernah mempunyai perasaan yang sama denganku. Tapi aku juga kecewa. Alasannya untuk tidak mengatakan perasaannya dulu yang membuatku kecewa. Mungkin memang harusnya daridulu kita tak usah bersahabat. Jadi aku dapat dengan mudah mendapatkanmu. Tanpa ada alasan friendzone.

"Sekarang kau mau jujur? Setelah aku sudah mengatakan semuanya?" tanya Aby.

"Apa lagi yang harus kukatakan? Aku memang sudah mengatakan semuanya saat drama tadi."

"Lalu sekarang? Apakah perasaan itu masih tetap ada? Atau kau justru masih mengejar Ary?"

"Dari awal sudah kukatakan kepadamu, aku tak pernah menyukai Ary. Aku hanya kagum saja. Perasaanku selama ini hanya untukmu. Tak pernah berubah hingga saat ini."

"Benarkah?" tanyanya. Dia tersenyum, lebar sekali. Dia terlihat sangat bahagia. Apakah ini artinya, dia juga masih mempunyai perasaan itu? "Terima kasih." lanjutnnya.

Hanya terima kasih? Oh iya, friendzone. Sudahlah Anya. Tak usah berharap lebih. Dia kan sudah menjelaskan alasannya tadi.

"Oiya, aku ingin mengenalkan seseorang. Kau pasti akan menyukainya." kata Aby.

Siapa?

cerita selanjutnya:#end Anya's half true story #end

Senin, 10 Desember 2012

Anya's half true story #3

cerita sebelumnya: Anya's half true story #2

Hai. Masih ingat ceritaku? Sampai mana? Ary? Ary atau Aby? Oh. Ary. Baiklah.

Ary teman satu kelasku dan Aby. Dulu aku sempat kagum dengannya. Dia anak yang pintar. Menyenangkan. Tapi hanya sebatas suka. Nggak bisa melebihi seperti rasaku pada Aby. Saat aku menceritakannya pada Aby. Bahwa aku menyukai Ary. Dia mengatakan "Benarkah? Kalau begitu majulah! Dapatkan dia." Haha. Benar-benar bodoh kalau sampai aku mengharapkan dia akan mencegahku menyukai orang lain dengan alasan dia tak mau kehilanganku. Mana mungkin. Lagipula saat itu kan dia juga sudah punya pacar. Jangan mimpi kau Anya.

Sejak saat itu aku tak bermaksud untuk lebih jauh mendekati Ary. Toh aku hanya sebatas kagum saja. Tapi, Aby terus saja mendekatkan aku dengan Ary. Lama-lama aku merasa jengkel dengannya. Akhinya aku sok-sokan saja mendekati Ary, biar dia puas sekalian. Berminggu-minggu aku tak bicara dengannya lagi. Aku sengaja menyibukkan diriku dengan Ary. Namun, belum lama setelah itu ada kejadian yang mengubah kedekatanku dengan Ary. Siapa lagi kalau bukan akibat si biang kerok itu. Aby. Sudah pasti.

Saat aku dan Ary sedang berjalan ke masjid untuk sholat. Tiba-tiba Aby datang dari belakang dan mendekati kami. Lalu ia berkata, "Anya, bagaimana perkembangan kalian? Sudah 1 bulan lebih dekat belum kau katakan juga perasaanmu padanya?" Setelah itu, dengan seenaknya dia pergi meninggalkan kita berdua. Bagus sekali.

"Maaf Anya. Aku tidak bisa." Tiba-tiba Ary bicara seperti itu kepadaku. Lalu meninggalkanku begitu saja. Drama sekali.

Menurut kalian apa yang kurasakan saat itu? Sedih. Tidak sama sekali. Belum tepatnya. Kenapa belum? Karena setelah itu, Ary langsung menjauhiku. Mungkin malah dia menganggapku musuh. Sikapnya berubah. Saat itu aku merasakan rasanya. Sedih sekali. Bukan karena aku ditolak. Tapi karena aku kehilangan satu temanku. Aby? Aby tetap saja tak mau bicara lagi denganku. Tak tau apa dia sudah membuatku dan Ary menjauh. Dia malah masih mengira aku masih keukeuh mengejar Ary walaupun aku sudah ditolak. Sudah dibilang cuma kagum. Ya terserah jidatnya sajalah. 

Setengah tahun lebih aku tak berbicara lagi dengan keduanya. Sekarang aku lebih sering bersama Gita. Sebenarnya dia sudah sekelas dengan aku dan Aby tiga tahun ini. Tapi nggak terlalu dekat. Hihi

Ya hingga tadi ini. Memang aku masih menyukai Aby hingga sekarang. Memang aku sengaja seperti menunjukkan itu secara 'frontal'. Toh, sebentar lagi kita lulus dan mungkin saja nggak ketemu lagi kan. Memang disengaja. Tapi, tetep kaget. Secepat ini dia tahu perasaanku.

"Anya!" bentak Gita. "Iya sih, aku tadi minta temenin makan di kantin. Tapi ya bukan berarti kamu diem terus daritadi. Mikirin apa sih? Sumpah ya, berasa bawa patung berjalan. Dikacangin doang." cerocosnya panjang lebar.

"Maaf, hehe. Tadi lagi mikirin......." kalimatku terputus.

"Sok drama kan, nggantung gitu ngomongnya."

"A..by" lanjutku. Benar, memang aku tadi memikirkannya. Kalian tau. Tapi, kalimatku tadi bukan untuk menjawab pertanyaan Gita. Tapi. Aby. Datang. Menghampiriku. Maksudku. Kita. Dan. Dia. Tersenyum. Kepadaku.

Meleleh. Lebay ya? Habis, lamaa sekali aku tak melihat senyum itu lagi. Tatapan itu lagi. Dan dia makin dekat. Deg. Deg. Deg.

"Bisa kita lanjutin drama kita yang tadi?" kata Aby saat dia sudah sampai dihadapanku.

"Ha?" Maksudnya? 

To be continued.....

-Anya-


cerita selanjutnya:#4 Anya's half true story #4

Sabtu, 01 Desember 2012

Curhat

Hai. Selamat sabtu malam atau malam minggu.
Malam ini, aku ngrasa ada yang aneh. Ngerasa ada yang belum lengkap. Ngerasa ada yang hilang,
Nggak tau itu apa. Mungkin, karena dia. Ya, mungkin dia ya yang hilang.
Bener ya apa yang orang bilang. Penyesalan itu selalu datang terakhir. 
Orang juga bilang karma itu selalu ada. Bener.
Penyesalan. Karma.
Dua-duanya lagi aku rasain saat ini. Bukan cuma malem ini sih, udah sejak lama.
Nyesel. Karena aku telat. Aku terlalu cuek. Aku nggak bisa ngambil keputusan dengan baik.
Udah jelas dulu ada yang membuka celah. Aku malah masih sibuk ngetuk-ngetuk pintu yang nggak pernah kebuka.
Disaat tanganku udah sakit karena terlalu lama ngetuk pintu itu dan mau masuk kepintu yang satunya.
Ternyata pintu itu udah ketutup juga. 
Aku terjebak. Ditemani si penyesalan. Ditertawakan pula oleh karma.
Ngenes. Ha

Iya. Aku tau nyesel terus juga nggak bakal maju kan?
Aku juga udah berusaha buat maju lagi kok. Cuma kali ini pelan-pelan aja. Dianya aja masih maju mundur *eh kata siapa git, pede amat.
Yaudah git. Jangan lama galaunya. Besok masih ujian. Semangat yuk! Yang terpenting itu buat orang disekitarmu bangga dulu! Chibi Chibi Hap Hap Hap (^,^)9 (?)

Jumat, 30 November 2012

Dear You

"Selamat Malam, Cinta"

Sayangku, mataku tak bisa terpejam, pikiranku mengelana entah kemana. Mungkin, saat ini sedang tertuju ke arahmu di ujung dunia sana. Hanya sekedar untuk memuaskan rasa penasaran, "Mimpi apa kamu malam ini? Apakah tentangku.... atau dia?"

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Maafkan untuk kebisuanku. Hanya karena tak mauku tersilap kata demi amarah durja untuk kesekian kali. Baikmu kupinta dalam doa malam ini.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Semoga kau mendapatkan bulannya. Aku hanya ingin bermimpi saja, tentangmu.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

"Selamat Pagi, Mata"

Selamat pagi, Mata.
Apa aku terlambat mengucapkannya?

Pagi selalu sempurna untuk sebuah awal yang terjaga.
Harapan itu, dan segala apapun tentangmu.
Dulu, ada satu keajaiban yang membangunkanku dari ruang hampa, dan kamulah orangnya.
Kini, aku masih percaya, akan ada keajaiban kedua.
Siapa lagi kalau bukan kamu muaranya.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Cukup dengan memikirkanmu, pagiku mengucap selamat tinggal pada basi. Selamat pagi. Jaga diri, jaga hati.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Semua masih tentangmu. Mimpi itu, harapan itu. Tak ada yang berubah. Setiap incinya begitu berarti. Selamat pagi.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Karena pagi tak kenal bosan, maka sambutlah dengan senyuman. Selamat pagi kamu; matahariku.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kamis, 29 November 2012

Anya's half true story #2

cerita sebelumnya: Anya's half true story

"Cukup! Anya Aby, silahkan duduk." Bu Alfi menghentikan percakapanku dan Aby. kami berdua duduk. Pelajaran pun dilanjutkan, namun fikiranku masih teringat pada kalimat Aby "setahun yang lalu aku menyukaimu namun aku ragu karena kau sedang dibutakan. Ya! Kau yang dibutakan, bukan aku. Dulu kau dibutakan, oleh Ary!". 

Sudahlah Anya, tadikan hanya akting.....

Saat jam istirahat............

"Ada yang ingin kau ceritakan?" Gita, teman sebanguku yang juga teman curhatku bertanya. Sepertinya dia mengerti perubahan sikapku setelah drama dadakan tadi.

"Berharap tadi dia tidak sedang ber-akting?" lanjutnya. Aku mengangguk.

"Kufikir memang dia tadi tidak sedang ber-akting. Kalian seperti membicarakan masalah yang benar-benar nyata. Dan aku tau, apa yang kau utarakan tadi sesuai dengan apa yang kau rasakan sesungguhnya." Dia memang teman yang paling pengertian. 

"Apakah kau berfikir dia tadi tidak sedang ber-akting?" tanyaku.

"Aku tak tau dianya yang pintar berakting atau bagaimana. Menurut yang aku lihat sih, aktingnya natural sekali. Seperti kamu, tampaknya dia juga sedang mengutarakan apa yang ingin dia utarakan padamu."

"Aku pun berharap begitu..."

"Sudaah jangan murung begitu terus. Ayo kita ke kantin, lapar sekali" ajaknya. Akupun tersenyum dan mengikutinya pergi ke kantin.

Menurut kalian, apakah dia tadi sedang ber-akting? Ah, kalian pasti tidak dapat menyimpulkan. Kalian kan hanya membaca ceritaku saja, bagaimana aku ini. haha. Kalian mau tau bagaimana cerita sebelumnya? Baiklah.......

Sudah hampir tiga tahun ini kita bersahabatan. Hanya aku dan Aby. Tidak ada orang lain, hanya kita berdua. Bersahabat. Sampai-sampai teman-teman mengira sebenarnya kami adalah sepasang kekasih. Setiap ada yang mengatakan seperti itu, maka kita dengan tegas menyanggah. Padahal dalam hatiku aku memang ingin menjadi lebih dari sekedar sahabat. Aby sendiri menurutku tidak merasa sama sepertiku, sepertinya dia memang tidak pernah menyukaiku lebih dari seorang sahabat. Karena selama dia bersahabat denganku, sering sekali dia bergonta-ganti pacar. Yah, minimal setengah tahun bisa dua pacar dia punya. Itu yang membuatku benar-benar merasa dia memang tidak pernah merasakan apa yang aku rasakan. Sedangkan aku? Selama aku bersahabat dengannya aku tidak pernah mempunyai pacar. Setiap kali dia mendapat pacar baru, dan menggandeng tangannya di depanku. Aku hanya bisa memasang senyum palsu. 

Bagaimana dengan Ary? Siapa dia? 
Maaf. Aku sedang tidak mood menceritakannya. Akan aku ceritakan saat moodku sedang baik ya. 
Maaf aku ceritanya nggantung, hehe. Aku benar-benar tidak mood hari ini.

To be continued.........

Selasa, 27 November 2012

Anya's half true story


"Anya maju sini sebentar, Aby juga maju", bu Alfi, guru Bahasa Indonesiaku memanggilku dan Aby untuk maju kedepan. 

"Hari ini kita akan masuk ke KD baru, yaitu drama. Nah, Anya dan Aby kali ini ibu minta untuk berakting tanpa naskah. Untuk memudahkan kalian berimprovisasi ibu akan memberikan satu tema yang sesuai dengan remaja seperti kalian. yaitu, "perasaan" jelas bu Sri panjang lebar.

Aku cemas, karena aku suka tidak pede saat berdiri di depan orang banyak. Aku melihat Aby, kufikir dia juga akan sama cemasnya sepertiku. Namun, ternyata dia malah sudah membuka mulut dan mengeluarkan kalimat pertamanya.

"Apa benar bahwa kau menyukaiku?"

DEG! kalimat pertama Aby mengagetkanku. Apa maksudnya ini? Aku memandang semua teman-temanku, mereka menunggu responku. Aku semakin cemas. Tenang Anya, ini hanya drama. Tak akan merubah apapun kalau kau mengatakan sesuatu. Aku menenangkan diriku sendiri. 

"Apakah semua perhatianku padamu, setiap saat kita saling bertatapan lama. Setiap kamu memergokiku tersenyum kepadamu saat kamu tengah tertawa kurang untuk membuatmu mengerti atas apa yang kurasakan selama ini?"

Aku sedikit demi sedikit dapat mengendalikan diriku yang gemetar karena grogi.

"Mengapa baru sekarang?" ucap Aby seraya berjalan mendekatiku. 

"Kau memang sudah dibutakan ya? Haha” tawaku meremehkannya. Maaf Aby, ini hanya acting kan? Hehe.

“Dibutakan? Maksudmu? Kau tahu, setahun yang lalu aku menyukaimu namun aku ragu karena kau sedang dibutakan. Ya! Kau yang dibutakan, bukan aku. Dulu kau dibutakan, oleh Ary!”
Mataku terbelalak. Apa-apaan ini. Mengapa sampai menyangkutkan Ary? Memang hampir seluruh temanku tau, dulu aku ‘tergila-gila’ pada Ary. Dibutakan oleh Ary yang tak pernah menganggapku ada. Aku melihat Aby, apakah kau benar-benar berakting, By? Aku kembali cemas. Aku melihat Bu Alfi, namun Bu Alfi tidak juga memberikan isyarat bahwa semua ini akan diakhiri. Baiklah, aku hanya perlu mengikuti alur yang Aby buat.

“Kau juga perlu tahu! Saat aku tau bahwa kau mendekatiku, aku mencoba untuk membuka mataku. Aku mencoba untuk berbalik kearahmu yang awalnya ada dibelakangku. Aku mencoba untuk meninggalkan dia yang membutakanku namun tak pernah menggapaiku. Kau tahu? Aku menyukaimu yang setiap saat melantunkan lagu. Aku sudah mencoba untuk berbalik agar aku dapat mendengarkan lebih jelas lagu yang kau lantunkan. Lagu itu, Your Call. Aku berbalik sembari mendengar lagu itu, I was born…. Namun, saat aku sudah berbalik aku melihatmu berjalan mundur. Masih melantunkan lagu itu, kamu semakin jauh kebelakang. Kata yang kudengar sebelum kau pergi semakin jauh dan menghilang adalah to tell you…. Dan lagu itu belum kamu selesaikan. Aku hafal lagu itu, karena kau sering melantunkannya. Dan kalimat yang seharusnya melanjutkan lagu yang belum selesai itu adalah I love you…..”

To be continued..
Special for you, Aby. 

Senin, 29 Oktober 2012

Bahagia itu sederhana.....

Bahagia itu sederhana..
Sesederhana mendapatkan senyummu.
Sesederhana saat mata kita bertemu.
Sesederhana saat melihatmu tertidur, dan aku adalah orang pertama yang kau lihat begitu kau membuka mata.
Sesederhana berada didekatmu.
Sesederhana saat kita bicara dan tertawa bersama.
Sesederhana saat kita melakukan gerakan yang sama.
Sesederhana saat kita bermain dalam suatu permainan yang sama.
Sesederhana diriku yang bisa untuk diam memendam perasaan ini dan tak membiarkan kau tau. Agar aku tak mengulangi lagi apa yang telah aku lakukan dulu.
Bahagia memang sederhana. Apalagi saat sedang jatuh cinta. Dan jatuh cinta kepadamu merupakan suatu kebahagiaan untukku.
Setidaknya untuk saat ini...... dan semoga sampai seterusnya nanti :)

Sabtu, 20 Oktober 2012

Asep's birthday

telat nge-post teman-teman. ulang tahun Asep (Ayuk Septarin) sudah tanggal 26 September yang lalu padahal. tapi nggak papa tetep di share, hehe

untuk ulang tahun teman kita yang satu ini, kita bikin semacam kode-kode buat menunjukkan surprise yang akan kita kasih ke dia. karena dia ulang tahun yang ke-18, kita bikin 18 kode yang berawal dari rumahnya hingga sekolahan. 4 kode pertama kita taruh di rumahnya. lalu kode 5-18 kita taruh di sekolah. ada yang kita titipin pak satpam sama temen-temen kita yang lainnya. pada kode ke-17 Asep sampe' kecapekan karena Rio, temen kita yang bawa kode ke-17 ngerjain dia, sampe' Asep harus muter-muter sekolah (maaf ya asep .__.v) 

kita siap-siap di kelas karena Asep lagi nyari kode terakhir. tapi, karena Asep dateng disaat kita belum siap. jadi gantian kita yang surprise haha. begitu Asep nongol, kita kaget langsung nyanyiin selamat ulang tahun buat dia. tapi karena sedikit gagal, jadinya garing deh, hehe. 

abis itu kita keluarin kuenya, kita beli kue yang 'normal' kali ini, dan bentuknya Angry Bird :3 setelah Asep tiup lilin dan potong kue. Asep langsung nyolekin kuenya ke kita, sampe' ngejar-ngejar kita. dan pipi dan krudung kita kena colekan kue dari Asep tapi seruuu. kita seneng karena kita berhasil ngasih suprise ke Asep ngarayain ulang tahun Asep, kode kita berhasil walau ada kendala sebelumnya. senenglah tetepan, happy birthday Asep! :3 <3













Rabu, 17 Oktober 2012

let it flow

"apa lagi git? nggak bisa? nggak bisa lupa? nggak bisa nglepas tetepan? kayaknya emang udah stuck gitu ya sama dia? kamu udah usaha? udah? tetep nggak bisa? gimana kalo' gini aja. kamu nggak lepasin si a atau si b. gimana kalo' kamu let it flow aja? nggak usah terlalu difikirin. nggak usah dipaksa. justru kalo' kamu paksa malah susah. kalo' kamu jalanin apa adanya siapa tau bisa hilang sendiri kan. yah, siapa tau malah dapet yang lebih baik. fikirin dulu aja itu kelas 3 mu, dinaikin. masalah cinta, mending cintai Tuhanmu, keluargamu sama temen-temenmu dulu aja. nah, malah nggak galau, nggak bingung kan? haha"

Sabtu, 06 Oktober 2012

little conversation

K: oiya, aku ngerti. kamu dulu pernah suka to sama aan?
A: mash
D: tak bilangin ke aan ya?
A: aan udah tau.
K: udah tau o? lha terus dia gimana?
A: bilang "nggak usah di bahas"
K: waa, gita ditolak sama aan. trus kamu udah gitu? nggak minta kepastian sama dia?
A: enggak
K: minta kepastian dong git! kamu tu jadi cewek jangan "iya" aja! kok gelem banget
A: haha =))

Jumat, 21 September 2012

Dear You

Ada rasa enggan untuk mengatakan: aku tak cinta lagi. Entahlah! Segalanya tampak tak pasti. Samar kupandang, jejakmu menilas di jemari pagi. 

"Masih mampukah kusentuh magismu dalam rindu yang mengurai segalanya? Atau cukup sampai disini?" Aku masih saja berharap kamu jangan pergi.

"Bahkan, aku rela melupakan mimpi-mimpiku... dan dia." | "Lalu, aku ini apa?" | "Kenyataan cinta yang kubela." |

"Apa pilihanmu kini?" "Inilah pilihanku: mengingkari cinta dengan membiarkan kecewa membentur tanya -meski tanpa jawab.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Maaf, bertubi-tubi maaf.

Maaf, sebaris waktu telah mencuri kelengahanku. Sejenak, berpaling dari matamu. 
Selain maaf, aku tak punya bekal lain untuk mengembalikan senyumanmu. 
Maaf kuiba. Tulus caraku berlindung dari bencimu yang bertakhta. 
Untuk serapah kata yang tak sengaja mencederai perasaanmu, maafkan aku.
Jika kesalahan yang berulang ini tak pantas mendapatkan maafmu, maafkan aku.
Sebukit salahku, sebesar inginku menjura maaf kepadamu.
Dan, maafku bukan pura-pura apalagi tipu daya. Jika tak percaya, tinggalkan aku sendiri dengan penyesalanku.

..,A.

Senin, 27 Agustus 2012

Happy Birthday to..... me!!!!

yaaay! 25 Agustus!! happy birthday to me!!!!! :D

14 Agustus.. mas Dimas dapet sms yang isinya "permisi, ini bener nomernya mas dimas kakaknya Gita?" 
MD: nok, iki nomer e kancamu?
A: *mikir* nomernya nggak asing, belakangnya 111.. kayaknya itu nomernya... Ayuk mas! 
MD: Ayuk sopo? 
A: ayuk sing sampean njilih novel karo de'e trus pembates e putus kae lho.
MD: ooo.
A: *mikir lagi* ngapain Ayuk sms mas dimas? *ting* mas, aku ngerti. mesti tentang sesok sebtu mas!
MD: ooo, ho'o toh? yo wis, gantian di kerjain. 
A: wkakak, nakal.
MD: rapopo, rolling mode on (?)
nah, ternyata bener. tanggal 25 Agustus intinya aku nggak boleh keluar rumah gitu kata mas dim.

23 Agustus.. lagi on twitter.  Ii', bestf dari SMP ku mention temenku yang lain. nanyain "besok sabtu kamu bisa nggak?" 
A: kok Ii' tumben ngajakin yang lain kumpul kecuali aku? *mikir* jangan-jangan hari Sabtu mereka juga mau dateng ke rumah. *evilaugh* tapi nggak mau GR ah, kalo' dateng aku juga udah tau. kalo' bukan yaudah nggak papa, hihi.

25 Agustus sekitar jam set. 11.. karena nanti malem mau ada syawalan mau nggak mau aku harus keluar rumah. 
MD: kowe ki ning omah wae, rasah metu2. mesakke kae lho nunggu kanca-kancamu.
akhirnya aku di rumah, di dapur nyiapin buat masak nanti siang. terus ada dua anak deket rumah yang tadinya lagi main monopoly di depan rumahku masuk.
Risky: Mbak, ayo bantu beres i monopoly ne.
A: emoh, beresi dewe sing main sopo
Rizal: *narik-narik baju* ayo to mbak. tak guang lho monopoly ne
A: yo kono guang o.
Double R: ayo to mbak! cepet! *makin ngotot narikin baju*
A: *curiga* *liat dari pintu ada bayangan gerak* *senyum* mereka datang git.
lalu dari arah luar mereka masuk sambil bawa 2 roti breadtalk yang diatasnya di pasang lilin. sambil bawa dua ucapan.
ucapan-ucapan dengan 5 bahasa kado dari Ayu, Tika, Tannya, Asep, Nisa

ucapan-ucapan dari anak-anak astro dan chefam, kado kedua mereka
25 Agustus jam set. 3.. Mbak Nola tetanggaku, minta ditemenin nyuci motor, sehabis itu langsung ambil snack untuk syawalan. sesuai prediksi Ii' sama temen-temen SMP dateng sehabis ashar. 
dan ternyata.. jam 3 lebih aku di telfon ibu.
I: nok, gak usah ambil snack. lgsg plg ae. kae ana kancamu.
A: he? Ii'?
I: ho'o
AHA! bener kan! akhirnya kita langsung cus pulang. begitu sampe' rumah pintunya di tutup iseng aku ngintip dari jendela. 
Ii': yaah, dia udah tau deh. Gita pake' ngintip-ngintip sih.
kurag surprise, hihi tapi nggak papa. mereka dateng bawa kue dan kado lagi.. tretereet kadonya ucapan lagii. hihi, kadoku ucapan semua tahun ini :3
Ii' dan Bima, kue dan kado

ucapan dari Ii', Bima, Boma, Moses, Naila
 sayang, Moses sama Boma nggak bisa ikut :( 
malamnya, aku dapet kado lagi dari tetanggaku. tetereteeet..
kado dari Wulan
Angry Birds! A! tau aja aku lagi tergila-gila sama Angry Birds :3
hihi, makasih teman-teman buat surprise, kue dan kadonya. uuu ailupyuu all :* {}

Jumat, 10 Agustus 2012

Untitled

"Bila belum siap melangkah lebih lanjut dengan seseorang. Cukup cintai dia dalam diam. Karena diammu adalah bukti cintamu padanya. Karena diammu memuliakan kesucian dari hatimu. Karena diammu bukti kesetiaanmu padanya. Jika dia memang bukan untukmu, yakinlah waktu yang akan menghapus cinta dalam diammu itu dan memberi rasa yang lebih indah dengan orang yang tepat. Biarkan cinta dalam diammu menjadi memori tersendiri dari sudut hatimu antara kau dan pemilik hatimu."

Rabu, 01 Agustus 2012

August :D

Welcome August! I hope my family and friends to stay happy, healthy and longlife. I hope have a great birthday & idul fitri with the people I truly love and love me =)) I hope I can pass exam and get a good score. grow taller .__. be noticed by you =))



NB: oiya, buat masak part. 10 bisa diliat di :

Selasa, 31 Juli 2012

monopoly


kalian tau kan mainan diatas? pasti tau kan. nah, kemarin Jum'at aku, Tika, Tannya sama Asep ngerjain tugas biologi dirumahku. selesai ngerjain tugas, aku keingetan sama mainan monopoly yang aku sama temen rumahku beli kemarin. kan kaya' ramadhan taun lalu kita mainan semacam monopoly atau dakon gitu, hehe
waktu main monopoly, awalnya Tika bayar terus sedangkan yang lain tentrem tentrem aja. setiap Tika bayar, aku ngetawain dia. disamping itu, aku juga godain dia. sabar tik "kegagalan kan awal dari kesuksesan, hihi" 
NAH! abis jalan beberapa lama, Tika langsung jadi kaya mendadak, karena dia dapet Parkir Bebas. daaaaaan, aku kena karma. sehabis Tika kaya, aku jadi masuk penjara, sering bayar ke Tannya ataupun Asep. padahal tanah paling mahal aku juga punya.awalnya masih bisa pelan-pelan di cicil utangnya, tapi akhir-akhirnya aku mutlak kalah :"(

dari situ, aku dapet pelajaran:
"Jangan menertawakan orang lain yang terpeleset di jalan licin. karena kamu juga akan melalui jalan licin itu" selain itu juga, Jangan sombong! Sabar, karena semua itu butuh proses. sekarang kamu di bawah, tapiii kalo' kamu usaha, pasti kamu bisa naik naik sampe' puncak! ;D

"Everyone has a fair turn to be as great as he pleases."
"Every failure brings with it the seed of an equivalent success."

=)) 

Senin, 30 Juli 2012

=))

"gimana kalo' kita tukeran aja. kamu jadi aku yang terluka, aku jadi kamu yang tertawa?" =))

Jumat, 20 Juli 2012

Dear You

Haruskah saling tak acuh sementara rasa itu masih mengepakkan sayap keakuannya?
Inilah kesendirian paling getir. Bersatunya rasa tak berujung pada kebersamaan dan kepemilikan raga.

Derak getar itu nyaris seperti ranting pohon layu yang patah. Meradang tersapu rasa yang membisu kelu. 
Haruskah gelisah menertawakanku? Membaca gerak bibirmu di antara lemah hati yang mendambamu dengan rindu bertubi-tubi?

Aku butuh tanganmu untuk menyeka air mata ini. Boleh aku pinjam selamanya? Semoga, kau izinkan.

Di puncak pengharapan tertinggi, kuserahkan lidah dan mataku untuk mengawal cintamu. Ketika nanar bermuram, satu kerling matamu yang kugugat. Menjadilah kunang-kunang di jelaga mataku.

-Dear You,

Senin, 18 Juni 2012

Dance Cover

haloooooo haaaaaiiii! haha, aku mau nge-share sesuatu nih. kalian pasti pernah denger kan tentang 'Heavy Rotation Dance Cover' yang diadain Pocari Sweat. nah, si aan sama temen-temen sekelasnya ternyata ikuut lhooooo! mau liat mau liat?
niiiih~~~~~~ http://www.youtube.com/watch?v=Y7Hjy59xOgo
nah, yg udah liat jangan lupa di like yaaa! terimakasiiiiih :3
cyaaa!

Kamis, 31 Mei 2012

Untitled

bentar lagi UKK, bentar lagi udah kelas 3. banyak temen-temen yang pada daftar bimbel.
aku? aku sebenernya pengen daftar bimbel, tapi ibu nggak ngebolehin.
ibu bilang kalo' aku bimbel nggak bisa leluasa tanya-tanya kalo' ada yang belum jelas.
kalo' aku bimbel nggak ada yang bisa nganter-jemput.
bayarnya juga mahal.
awalnya aku ngambek, aku udah pengen banget bimbel lagi di tempat dulu aku pernah ikut bimbel, aku udah enak disana. ibu tetep ngotot aku harus privat, nggak boleh bimbel.
akhirnya aku tanya sama temen-temenku. aku tanya Mbak Oma, dia bilang "turutin aja dek mau ibu, biasanya kan ibu udah tau apa yang terbaik buat adek." yang lain juga tak tanyain juga bilangnya ngikut ibu aja.
akhirnya aku ngikut kemauan ibu, awalnya sih terpaksa. tapi, lama kelamaan aku tau hal positif dari maksud ibu.
kalo' privat kan aku bisa nentuin kapan aku mau les asalkan gurunya bisa, yang nyamperin juga gurunya. mau nentuin mapel lesnya juga tergantung aku-nya. jadi, disaat besoknya ada ulangan kimia misalnya, kan tinggal minta les B-)
jadi, sekarang udah nggak nyesel nggak ikut bimbel. udah nggak terpaksa ngikutin kemauan ibu :-)

Jumat, 25 Mei 2012

Untitled

selalu bingung mau mulai percakapan sama orang yang baru dikenal atau orang yang nggak terlalu deket. paling pol juga nanggepin dengan senyum doang. tapi, sebenernya kalo' udah klop banget ya nggak malu lagi, malah malu-maluin. hehe. 
temen-temen pada bilang 'gita awalnya kukira pemalu anaknya, ternyata setelah deket ternyata anaknya malah malu-maluin' haha
kayak kemarin waktu di TJ, duduk di pojok sebelahnya ada ibu-ibu. 
I: mbak jam berapa?
A: Jam setengah enam bu.
I: Oh iya, makasih.
.......
I: pusing e mbak..
A: *senyum* 
sebenernya bingung sih mau bilang apa. ya aku kan suka nyleneh, masa' juga aku harus bilang "di lepas aja bu kepalanya biar nggak kerasa pusingnya" ? bisa-bisa langsung di unek-unek in aku .__.
I: pusing mbak, dompet saya ilang.
A: *senyum*
ya apalah daya, aku bingung mau nge respon apa. 
makanya setiap di ajakin ngmng sama org baru kenal ato orang yang nggak telalu deket mesti obrolannya cuma dikit, dan kalo' diajakin bercanda mesti akhir obrolannya juga geje -_-

yaa, itulah aku. awalnya pemalu, tapi kalo' udah kenal deket nyenengin kok :B *pede*

Rabu, 23 Mei 2012

happy birthday nisa!

Yippie! akhirnya tanggal 23 Mei juga, ulang tahun nisa! awalnya kita rencana buat gebyurin dia, tapi udah keduluan sama anak-anak sekelasnya. kagol sih, pengen gebyurin nisa untuk yang kedua kalinya. tapi, karena kita masih punya hati, akhirnya kita nggak jadi gebyurin dia O:) perayaan yang ini agak beda, kita yang biasanya beli kue ulang tahun, sekarang 'kue'nya pake' burger, hihi. biar unik sih. kalo' kue terus kan udah umum :B di postingan sebelumnya, kita akan buat kado handmade lagi buat temen kita yang satu ini. mau tau? mau tau aja ato mau tau bangeeeet? :p hehe









untuk gantungan tas

untuk gantungan tas
semoga nisa suka yah, dan korban selanjutnya adalah............................aku .______. ouch.